Rabu, 20 April 2016

cili berbuah lebat

Rahasia membuat tanaman cabe berbuah lebat selebat-lebatnya


Tanaman Cabe - Musim ramadhan tahun ini hampir semua harga kebutuhan pokok meroket naik, kenaikan tersebut menyengsarakan bagi masyarakat non tani, dan menjadi suatu kesenangan bagi petani cabe, terutama petani yang sedang dalam tahap panen hingga lebaran nanti, nah khusus bagi anda petani cabe, bagaimana caranya agar buah cabe anda tumbuh rimbun dan banyak berikut kita coba bahas.
Tanaman Cabe
Tanaman Cabe
Tanaman cabe merupakan tanaman yang mudah tumbuh dimana saja, tanaman yang masih tergolong dalam family "Solanacearum" ini, tidak banyak tuntutan untuk tumbuh asalkan kita rajin menyediakan air pada areal pertanamannya, maka ia akan tumbuh subur, apalagi jika dalam penanamannya dilakukan dengan cara organic atau ramah lingkungan.

Rahasia bagaimana cara membuat tanaman cabe anda berbuah lebat selebat-lebatnya, dipengaruhi oleh beberapa factor.

1. Ketersediaan air dan unsur hara

Pengalaman saya beberapa kali menindaklanjuti penyelamatan lahan cabe yang sudah kritis, persoalan utamanya kebanyakan terletak pada kurangnya air, ketika tanaman cabe sudah memunculkan buah terkadang kita sudah percaya diri, padahal sesungguhnya pada saat itu cabe membutuhkan air yang cukup untuk melakukan pertumbuhan.

Demikian juga halnya dengan unsur hara, areal pertanaman cabe yang terlalu banyak diperlakukan secara kimia, besar kemungkinan unsur hara tanahnya banyak tertutupi oleh kadar kimia tersebut, anda bisa menemukan di artikel kami yang satu ini tentang cara praktis mengelola unsur hara tanah, untuk areal pertanaman sayuran, pada link [ini], disamping itu penggunaan bahan kimia untuk memperbaiki unsur hara tanah juga kurang bagus untuk kesehatan, demikian juga halnya dengan penggunaan pestisida kimia, juga sama buruknya untuk kesehatan sayuran.
Oleh karena itu untuk membuat tanaman cabe anda berbuah lebat-selebat-lebatnya saya sangat menganjurkan, sebisa mungkin perlakukanlah tanah dan tanaman anda dengan cara organic, caranya juga tidak terlalu rumit, hanya dengan menggunakan pupuk kompos maka tanah dan tanaman anda akan tumbuh dengan baik, selain itu untuk mendapatkan pupuk kompos berkualitas juga paling mudah, bahkan dengan limbah rumah tangga pun anda sudah bisa menciptakan pupuk kompos berkualitas tinggi.

2. Jangan menggunakan pestisida kimia

Pestisida kimia sebenarnya tidak membasmi serangga hama, karena sesungguhnya pestisida kimia hanyalah menciptakan bentuk pertahanan baru bagi hama serangga, bahkan pestisida kimia juga mempercepat terjadinya pembuahan pada telur serangga hama, anda bisa membuat pestisida nabati dengan cara yang sangat sederhana dan mudah, bahan-bahannya juga cukup tersedia disekitar lingkungan anda, tidak ada salahnya anda mencoba membuat pestisida alami dari bawang putih, caranya bisa anda temukan pada artikel kami di link ini [Cara membuat pestisida nabati ampuh mudah dan murah meriah dengan memanfaatkan bawang putih].

Dengan memanfaatkan daun-daun tanaman yang biasanya banyak tumbuh disekitar lingkungan anda, anda juga bisa membuat pestisida nabati yang ampuh dan ramah terhadap lingkungan, pestisida nabati khusus untuk membasmi serangga penghisap, jenis kutu-kutuan, dan hama tanaman cabe lainnya.

3. Penyiangan tanaman cabe

"Nah disinilah letak rahasianya, pada tanaman cabe sangat perlu sekali dilakukan penyiangan, namun penyiangan disini maksudnya tidak membasmi gulma secara keseluruhan, karna gulma juga berperan besar dalam metode pengendalian hama secara hayati pada areal pertanaman cabe, panyiangan yang paling utama diperhatikan adalah pada perakaran dan batang cabe, gulma yang tumbuh dekat perakaran cabe perlu di cabut, kemudian perhatikan daun-daun yang sudah kering dan mati pada bagian pangkal batang, jika terdapat daun-daun yang sudah mati dipangkas saja, demikian juga dengan tunas yang tidak penting sebaiknya dipangkas saja, hal ini karena yang kita fokuskan pada tanaman cabe adalah rimbunnya buah, maka dari itu pemangkasan penting dilakukan".

Selain pemangkasan yang perlu diperhatikan lagi adalah, memangkas buah dan daun yang terserang penyakit, seperti klorosis pada daun, busuk buah atau antraknosa pada buah.

Ketiga pokok diatas adalah rahasia suksesnya, jika anda mengiinkan tanaman cabe anda berbuah rimbun lebat selebat-lebatnya, buah cabe yang lebat menghasilkan produksi buah yang banyak dan harganya juga tinggi, sehingga menguntungkan bagi petani cabe, namun ada satu hal yang paling penting dari semua cara rahasia diatas, yakni jika tanaman cabe anda memberikan keuntungan yang berlipat ganda, jangan lupa keluarkan zakatnya sebanyak 2,5% untuk asnaf yang delapan, karena dibalik keberhasilan anda itu juga ada hak orang lain (anak yatim, fakir miskin dan asnaf delapan lainnya) yang harus anda tunaikan.

Selain dari rahasia ini, bagi anda yang ingin mencoba bertanam cabe dalam pot/ polybag secara hidroponik silahkan kunjungi artikel bermanfaat kami berjudul "Menanam cabe dalam pot secara hidropinik", mudah-mudahan anda menemukan ide untuk pola bertanam cabe kesayangan anda.
Demikianlah rahasianya, salam hangat …

Selasa, 12 April 2016

Tanaman Cepat Berbuah

Cara Mudah Membuat Tanaman Cepat Berbuah



Cara Membuat Tanaman Cepat Berbuah - Sebagaimana tumbuhan lain, tanaman buah-buahan di negara tropis sangat beraneka ragam, baik jenis maupun varietasnya. Di Indonesia terdapat berbgai macam dan jenis tanaman. Sejak zaman nenek moyang buah-buahan sangat dibutuhkan dan digemari karena rasanya yang enak dan kaya akan manfaat bagi tubuh sangat banyak. Karena banyak mengandung vitamin, buah-buahan sangat penting bagi kita. Oleh karena itu buah-buahan harus berada di sekitar kita. Agar kebutuhan akan buah-buahan terpenuhi, kita harus mengupayakan tanaman buah-buahan agar cepat berbuah. Berikut akan di ulas bagaimana agar membuat tanaman agar cepat berbuah:
Cara Membuat Tanaman Cepat Berbuah
Cara Membuat Tanaman Cepat Berbuah

Syarat tanaman cepat berbuah
  1. Bibit tanaman bukan dari bibit keturunan tanaman mandul
  2. Lingkungan tempat tumbuh tanaman harus memenuhi syarat, baik iklim, curah hujan maupun sinar matahari
  3. Tanaman harus sehat dan bebas dari serangan hama atau penyakit
Kegagalan Tanaman untuk berbuah
Apabila tanaman kita belum juga berbuah padahal sudah seharusnya berbuah, ada beberapa penyebab keterlambatan berbuah atau gagal tersebut:
  1. Tanaman memang belum mencapai batas umur
  2. Pemupukan dengan pupuk N (nitrogen) berlebihan, sehingga tanaman terlalu rimbun. Tajuk tanaman kurang mendapat cahaya matahari sehingga fotosintesis terhambat
  3. Tanaman merupakan jenis pohon yang bunganya hanya dapat menjadi buah apabila ada pohon berbunga jantan yang tumbuh di dekatnya
  4. Tanaman menjadi mandul karena terjadinya mutasi gen (perpindahan keturunan)
  5. Masaknya bunga jantan dan bunga betina tidak bersamaan waktunya. Akibatnya sebelum terjadi pembuahan salah satu bunga telah gugur, misalnya pohon kelapa
  6. Apabila tanaman buah-buahan kita telah berbunga lebat, tetapi tidak muncul buah, hal ini disebabkan oleh :
  • kurangnya nitrogen dalam air
  • kurangnya air dalam tanah
  • batang bawah bibit okulasi kurang baik
  • adanya serangga hama dan penyakit
  • hujan terlalu deras, angin terlalu kencang dan kemarau berlangsung panjang
  • penyemprotan pupuk daun tidak tepat waktu.
Cara Penanggulanagan
Apabila tanaman buah mengalami keterlambatan berbuah, kita dapat melakukan sesuatu agar segera muncul. Tanaman yang tidak sesuai dengan lingkungan sebaiknya kita ganti dengan tanaman lain yang cocok dengan keadaan lingkungan kita.
Tanaman yang tumbuh terlalu subur, berdaun lebat, dan rimbun segera di pangkas. Kulit batang dikelupas 1 cm melingkar. Sebagian akar pada ujung akar juga di pangkas dengan hati-hati.
 
Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mempercepat tanaman berbuah.
  • Pemangkasan
Ada tiga macam pemangkasan, yaitu pemangkasan ringan, sedang, dan berat.
  • Pemangkasan ringan adalah pemangkasan yang dilakukan dengan tujuan untuk membuang ranting yang tidak produktif. Pemangkasan seperti ini dilakukan pada pohon pepaya.
  • Pemangkasan sedang biasanya dilakukan pada tanaman anggur, apel, jeruk. Cabang-cabang yang rusak dan ujung-ujung  cabang dipangkas sehingga tanaman cepat berbuah. 
  • Pemangkasan berat dilakukan dengan tujuan untuk meremajakan tanaman yang sudah tua, sehingga buahnya bisa menjadi lebat lagi. Selain itu, pemangkasan berat dilakukan untuk meperpendek  tanaman buah-buahan sehingga kita lebih mudah memanennya, misalnya pohon jambu biji,belimbing, dan nangka.
Dalam kegiatan pemangkasan ini dibutuhkan alat pemangkas gunting pangkas  dan gergaji. Kita juga membutuhkan cat, ter, atau parafin. Untuk melakukan pemangkasan harus memperhatikan kondisi lingkungan tanaman. Ranting-ranting pohon cukup di pangkas dengan gunting pemangkas tanaman. Batang atau dahan di potong dengan gergaji. Pemotongan dilakukan miring ke dalam maksudnya adalah agar apabila terkena hujan, air tidak akan membasahi luka bekas pemotongan, yang akan menyebabkan terjadinya infeksi. Kemudian luka bekas pemotongan dipoles dengan cat atau ter atau parafin sehingga terhindar dari infeksi hama dan penyakit. Pemangkasan dilakukan secara teratur untuk mendapatkan buah sesuai yang diharapkan dilakukan pada tanaman anggur, apel, jeruk, dan alpukat juga buah-buahan lainnya.
  • Penelitian
Cara Membuat Tanaman Cepat Berbuah
Cara Membuat Tanaman Cepat Berbuah
Penelitian juga disebut pencicncinan atau pengikatan. Melilit pohon merupakan suatu cara tradisional yang sudah dilakukan sejak jaman nenek moyang kita. Tujuan penelitian adalah untuk mempercepat proses pembuahan. Dengan meneliti batang tanaman, pengangkutan karbohidrat hasil fotosintesis ke bagian akar menjadi terhambat sehingga akhirnya terjadilah timbunan-timbunan zat makanan yang kemudian akan merangsang timbulnya pembungaan dan pembuahan. Adalah benar di kampung-kampung banyak tanaman buah-buahan yang batangnya diikat dengan kawat sebagai kencang, misalnya tanaman nangka, sirsak dan mangga. Bagian yang dililit adalah batang utama atau batang primer dan cabang.
  • Melukai Batang dan Akar
Melukai merupakan cara yang sudah lama dilakukan, tetapi harus dilakukan dengan hati-hati karena salah melukai akan menjadikan tanaman mati. Untuk itu, apabila cara lain masih dapat di tempuh, jangan dulu menggunakan cara melukai tanaman. Tujuan melukai adalah untuk mempercepat pembuahan. Dengan dilukai, pengangkutan zat-zat makanan, terutama pengangkutan hasil fotosintesis, ke bagian akar akan terganggu. Akibatnya terjadi pemusatan zat-zat makanan ke cabang-cabang dan dedaunan yang diikuti dengan proses pembungaan dan akhirnya pembuahan.
 
Alat dan bahanyang digunakan adalah:
  1. Pisau atau parang atau sabit yang tajam
  2. Parafin atau cat atau ter
Cara melukai tanaman
  1. Goreslah bagian kulit batang (seperti mencangkok) sampai kambiumnya hilang dengan lebar luka kira-kira 10-20 cm kelililng batang tanaman.
  2. Cacahlah kulit batang secara tidak beraturan
  3. Oleskan parafin atau cat atau ter pada bekas luka untuk menghindari terjadinya infeksi.
  4. Pengerokan pada tanaman klengkeng dilakukan dengan mengerok kulit batangnya sehingga pengangkutan zat tepung terganggu dan terjadi penimbunan zat tepung di bagian atas tanaman yang akhirnya digunakan untuk mempercepat pembentukan buah.
  5. Sekitar 4-5 bulan setelah pengerokan, klengkeng biasanya sudah berbuah.
  6. Melukai bagianakar atau umbi jarang dilakukan karena terlalu berbahaya bagi tanaman tersebut.
  • Pemotesan Ujung Tunas Cabang
Sebenarnya caranya sama dengan pemangkasan, tetapi dilakukan hanya pada bagian ujung-ujung tunasnya saja. Pemotesan ini dilakukan sehingga pertumbuhan memanjang dari cabang-cabang dapat di hambat. Dengan demikian, zat makanan yang digunakan untuk membentuk tunas cabang dapat di timbun untuk membentuk daun. Biasanya Pemotesan dilakukan pada tanaman buah jambu biji, jambu monyet, alpukat, dan kedondong. Alat yang digunakan adalah gunting pangkas.
  • Pemupukan
Rangsangan agar tanaman lebih cepat berbuah sekarang ini dilakukan dengan memberikan pupuk daun. Pupuk daun ini diberikan melalui penyemprotan pada daun. Pupuk akan diserap oleh mulut daun (stomata) yang ada pada permukaan daun. 
  • Pengairan
Air merupakan kebutuhan pokok bagi tanaman. Air memiliki beberapa manfaat, antara lain:
  1. sebagai pelarut zat-zat yang diserap untuk memudahkan pengangkutan
  2. untuk mempertahankan tekanan permukaan pada pengangkutan dan pertumbuhan tanaman
  3. sebagai zat makanan untuk pertumbuhan tanaman.
  • Pemberian Hormon
Membuat tanaman agar cepat berbuah juga dilakukan dengan cara memberikan sarana penunjang pertanian yang berupa zat perangsang pertumbuhan atau hormon. Zat ini juga disebut zat pemacu pertumbuhan, zat pengatur tumbuh, perangsang tanaman, stimulan, dan hormon tumbuh. Hormon tidak sama dengan pupuk. Hormon diberikan dengan cara disemprotkan pada tanaman, dibasahkan pada akar tanaman, atau dengan cara menyuntikannya pada batang tanaman. Selain untuk mempercepat tanaman berbunga dan berbuah, hormon ini juga berfungsi meningkatkan ukuran buah.

Ahad, 10 April 2016

Kelapa Sawit

Cara Mudah dan Simpel Agar Kebun Sawit Buah Terus Menerus dan Tidak Kena Musim Trek



Kelapa Sawit - Kebun tidak saja perlu pupuk bagi tanaman yang kita usahakan diatasnya, melainkan juga air. Terlebih bagi tanaman kelapa sawit,  yang mengambil  dan memerlukan air sekurangnya 15 liter/ pohon/ hari. Guna mencegah penurunan produksi, biasanya dialami petani setelah lewat 3 bulan musim hujan atau memasuki musim kering berlangsung, manfaatkan saat musim hujan dg memberikan mulsa. Mulsa bisa menggunakan tandan kosong sawit ditebar di sekitaran piringan, atau benamkan kompos di sekitar area pasar mati kebun.
Kelapa Sawit
Bagi pemenuhan kebutuhan hara, lakukan dulu pengujian kondisi kesuburan lahan, agar diketahui status kandungan hara, PH, kandungan C Organik,  dan bakkan bisa diuji berapa hara terangkut melalui analisa jaringan tanaman ( daun). Gunakan pupuk kandungan lengkap ( NPK, Mg/ kieserite, S, Ca dan unsur mikro), yang telah di siapkan agar komposisi atau formulanya sesuai bagi tahap pertumbuhan tanaman dan keadaan kesuburan kebun. Benamkan pada 15 sd 20 cm dari permukaan, bentuk tablet seperti halnya Gramalet memudahkan aplikasi itu. Setelah memupuk, tidak perlu khawatir lagi dengan pencucian  ( top soil leaching) kalau ada hujan maupun,  menguap ketika ada panas matahari. 
Kelapa Sawit

Testimoni pemupukan kebun sawit dengan  pupuk tablet formula Sawit ini dilakukan sejak tahun 2008 di kebun Lintas Timur Pekanbaru, atau sejak 2 tahun lalu. Kebun sawit menunjukan perbaikan bagi usaha kebun sawit, antaranya :
Kelapa Sawit
Kelapa Sawit
  1. Bakal buah naik pada masa 6 bulan setelah aplikasi,
  2. daun mulai mengkilat dan pertumbuhan pelepah pucuk baru,
  3. biaya angkut pupuk ke kebun jadi jauh murah, biasa 8 kg campuran aneka pupuk tunggal (urea-SP-Kcl ) dan kieserite per pohon umur 11 tahun, kini cukup 3 kg tablet Gramalet.
  4. Aplikasi tablet pupuk Sawit dengan gunakan tugal dibenam 15 sd 20 cm membuat nyaman tidak perlu cemas kena hujan deras dan ataupun khawatir menguap saat panas matahari terik.
Kelapa Sawit
Kelapa Sawit

Dengan perlakuan itu, di saat kebun sawit terkena kekeringan dan menurunnya produksi sawit ( trek), kemampuan kompos menyimpan air dan melepaskan lagi saat disekitarnya kering, telah menolong kelembaban kebun berada pada kondisi hara pupuk tablet bisa dilepas dan diserap akar tanaman.
Kelapa Sawit
Kelapa Sawit

RELATED POSTS :